Ketahui, 3 Risiko Operasi Plastik pada Lansia

2. Risiko infeksi lebih besar

Kekebalan tubuh juga akan semakin menurun ketika menginjak lanjut usia. Hal ini memudahkan kuman penyebab penyakit untuk menimbulkan infeksi.

Pada sebuah penelitian yang dipublikasi di Aestetic Surgery Journal, infeksi merupakan salah satu dari dua kemungkinan komplikasi yang paling sering terjadi apabila operasi plastik dilakukan pada golongan lanjut usia.

3. Hematoma pada bekas luka operasi

Penelitian menyebutkan bahwa operasi plastik pada lansia bisa menimbulkan komplikasi yang disebut dengan hematoma. Ini adalah gumpalan darah yang terjadi di bawah kulit.

Hematoma terbentuk akibat adanya perlukaan pada pembuluh darah. Akibatnya, darah dapat keluar dari pembuluh darah dan menumpuk pada jaringan sekitarnya. Pada area hematoma akan terlihat kebiruan dan bengkak, baik nyeri maupun tidak.

Bedah plastik memang memberikan hasil yang menjanjikan dalam waktu singkat. Hal ini sebanding dengan efek samping yang mungkin saja terjadi, apalagi bila dilakukan oleh mereka yang sudah lansia.

Atas alasan itu, bagi siapa pun yang ingin melakukan operasi plastik, berkonsultasilah terlebih dahulu pada dokter yang ahli mengenai prosedur yang tepat dan efek samping yang mungkin saja terjadi. Jangan hanya karena ingin penampilan sempurna dalam waktu singkat, lantas Anda lupa akan segala kemungkinan buruk di balik tindakan tersebut.

Penulis: dr. Dyan Mega Inderawati

Sumber: Klikdokter.com